.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

E-mail

Dari Jeda ke Renaisans

Tanpa jeda tidak akan ada irama dan tanpa irama tidak akan ada makna. Sesungguhnya jeda adalah ruang kosong atau perantara supaya yang telah lalu dan yang akan datang memiliki arti.

Tidak terasa sudah satu tahun lebih melakukan jeda tidak menyentuh situs MLI. Rasanya sudah cukup waktu berhenti untuk memikirkan yang sudah lewat dan yang akan datang.

Banyak hal dan peristiwa yang tidak tertuliskan dan terlaporkan. Banyak juga  pertanyaan yang tidak dijawab.  Situs ini seperti situs atau artefak prasejarah yang memfosil tidak ada dinamika di dalamnya.

Bisa jadi situs ini merupakan cermin dari negeri ini walaupun, tentu saja, tidak kita inginakan. Rasanya sudah terlalu lama bangsa kita meninggalkan jati dirinya sehingga lupa bahkan asing terhadap dirinya sendiri. Bangsa yang pernah melegenda dan  negeri yang bagai di alam surgawi  sekarang banyak rakyatnya bagaikan menjadi  gelandangan di negeri sendiri  atau kata Bung Karno menjadi “koeli di negeri sendiri”. Kami meyakini bahwa jalan literasi ini adalah jalan yang tepat untuk  mengembalikan harga diri bangsa dan merebut masa depan.   Jalan literasi adalah jalan untuk membangunkan kembali  kesadaran  bangsa rajawali yang telah lama tertidur dan mungkin pingsan dibius tipu daya Barat dan Utara.  “Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberaian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata“ (WS Rendra)

Kesadaran yang kami bangun adalah kesadaran tentang pentingnya ilmu pengetahuan, yang sangat menentukan untuk kemajuan  manusia. Sejarah hanyalah catatan pembuktian kebenaran kata-kata “pengetahuan adalah kekuatan.” Manusia, bangsa, dan  peradaban yang mampu memimpin adalah mereka yang memiliki pengetahuan lebih banyak dan lebih baik  dari yang lain. Dan kunci utama untuk meraih ilmu pengetahuan adalah membaca atau budaya literasi. Lego ergo scio (aku membaca maka aku tahu)

Ternyata di usia yang ke 5 tahun ini ada 9.027.938 tamu yang berkunjung ke situs MLI dengan 1.875 yang mengiklaskan diri menjadi anggota.  Mohon maaf apabila kami, sebagai tuan rumah, kurang sapa, tidak sopan, dan tidak memuaskan Anda dalam memberikan suguhan.

Kami rasa sekaranglah saat yang tepat untuk melakukan peralihan atau kelahiran kembali atau renaisans. Kini ada secercah harapan karena belakangan ini budaya literasi mulai dilirik oleh masyarakat dan negara.  Literasi mulai diakrabkan di lembaga-lembaga pendidikan dan  di ruang-ruang publik. Para aktivis dan pegiat, yang selama ini  seperti yatim piatu,  mulai disapa oleh negara.

Akhirnya, parsitipasi pembaca  adalah denyut nadi dan api kami untuk bisa terus melangkahkan  kaki meonyongsong masa depan yang lebih baik melalui jalan literasi.   Kami mengajak pembaca untuk sama-sama membuat kembali narasi bagi negeri tercinta ini supaya bangsa kita kembali melegenda. Semoga! (Suherman)

Last Updated on Monday, 16 January 2017 09:57
 
E-mail

Berikut adalah informasi Perlombaan di Festival Literasi Jawa Barat 2015

Iklan Lomba di Festival Literasi Jabar

Last Updated on Sunday, 19 April 2015 15:04
 
E-mail

Membedah Makna Pustakawan Setengah Gila

Di Perpustakaan Universitas Airlangga

 

Tiada orang besar sukses tanpa membaca, coba telusuri tokoh-tokoh dunia yang sukses semua juga karena membaca dan untuk membuat negeri ini keluar dari keterpurukan, membaca adalah kunci utamanya. Bapak Suherman begitu bersemangat memberikan inspirasi agar semua orang mau membaca, karena dengan membaca kita juga dapat menikmati hidup bahkan mampu menghindari kepikunan. Negara-negara maju didunia sangat memperhatikan apa yang disebut membaca. Karena dengan membaca budaya terbentuk bahkan mampu memajukannya secara bersamaan.

Menjadi seorang pustakawan, haruslah out of the box atau keluar dari kotak, demikian makna yang didapat dari Bedah Buku Tulisan Bapak Suherman yang berjudul Pustakawan ½ Gila, bila gila penuh tentunya tidak bisa menulis buku, demikian kelakarnya dan disambut tawa para pustakawan dan pemerhati perpustakaan yang turut hadir di sore kemarin. Pustakawan jika mau dihargai tentunya dapat memberikan banyak kontribusi ke negeri ini.

Pustakawan diharapkan tidak terpatri pada apa yang ditetapkan dalam angka kredit, harusnya lebih dari hal itu. Banyak kegalauan melanda anak muda dari jurusan perpustakaan, akibat moratorium pengangkatan pegawai, namun apakah kita harus berhenti dari situ, dimana dokumentasi dan informasi masih ada, pustakawan pun akan tetap hidup. Bapak Suherman pun menceritakan bahkan banyaknya pekerjaan yang diberikan oleh LSM untuk pustakawan merupakan lahan baru bagi kita.

Pustakawan telah menjadi pilihan hidup beliau, dan sebaran virusnya ditularkan ke rekan-rekan sejawat yang hadir saat itu. Kumpulan cerita-cerita menarik seputar kegiatannya di dunia kepustakawanan dituangkan dalam buku. Kiat menulis pun beliau juga ungkapkan. Bahkan cita-cita beliau yang ingin mendirikan sekolah berbasis membaca ingin segera diwujudkan.

[Agung] Sumber: Perpustakaan Unair

Last Updated on Tuesday, 25 August 2015 16:03
 
E-mail

BEDAH BUKU PERPUSTAKAAN SEBAGAI JANTUNG SEKOLAH

BERSAMA YPPI DAN IPI DI MAKASSAR

KS

Minggu 19 Januari 2014. YPPI terbang ke Kota Makassar. Perjalanan yang tidak lama dari Kota Surabaya. Setibanya di bandara yang pernah memiliki nama "Lapangan Terbang Kadieng" pada tahun 1935 ini menyambut kami dengan hangat. Senin 20 Januari 2014 (besok), kami akan membedah buku "Perpustakaan sebagai Jantung Sekolah" (PSJS) bersama Bapak Suherman, MSi, penulis dan sekaligus peraih Medali Emas CONSAL Outstanding Librarian Award 2012.

Bertempat di Gedung Baruga Telkomsel Jl. AP.Pettarani no. 3 Kota Makassar, buku ini akan menceritakan kondisi perpustakaan sekolah saat ini, dan bagaimana solusinya. Tidak hanya itu, pembaca juga akan tahu bagaimana memulai dari mendirikan perpustakaan dari nol dan kegiatan-kegiatan kreatif menghidupkan perpustakaan.

Rangkaian acara dimulai dengan Pengukuhan dan pelantikan Pengurus IPI Prov Sulawesi Selatan. Dan diberikan ceramah ilmiah tentang "Eksistensi Kepustakawanan Indonesia" oleh Bapak H.T. Syamsul Bahri,S.H.,M.Si, ketua IPI Pusat.

Selanjutnya acara bedah buku dimulai dengan pemaparan isi buku oleh Suherman, M.Si yang merupakan alumnus Ilmu Perpustakaan Universitas Padjadjaran. Menurut beliau di dalam pendidikan, Perpustakaan menjadi "jantung" sekolah. Sebagaimana fungsi jantung dalam tubuh, Perpustakaan sangat menentukan sehat tidaknya sistem pendidikan sekolah. Apabila jantung tidak berfungsi, akan mengakibatkan kelumpuhan, dan apabila sekolah tidak memiliki perpustakaan, sama seperti tubuh yang tidak memiliki jantung alias tidak memiliki daya hidup.

Kang Herman, begitu sapaan akrabnya, beliau menyatakan bahwa perpustakaan memiliki peranan yang signifikan untuk mendukung gemar membaca dan meningkatkan literasi informasi, juga untuk mengembangkan siswa supaya dapat belajar secara independen.

Salah satu hasil penelitian literasi di tingkat internasional menyimpulkan dalam sebuah kalimat: Menemukan cara untuk mengajak siswa membaca merupakan suatu jalan yang sangat efektif untuk perubahan sosial.

Luar biasa antusias peserta yang mengikuti acara bedah buku ini, mereka tidak mau kalah untuk membedah buku tersebut dengan cara memborong buku "Perpustakaan sebagai Jantung Sekolah" yang sebagian besar materinya berdasarkan Buku Pedoman Perpustakaan Sekolah yang diterbitkan oleh IFLA (The International Federation of Library Associations).

[Dicki] Sumber: YPPI

Last Updated on Saturday, 06 December 2014 22:02
 
E-mail

PELAYANAN PRIMA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

 

Pelatihan di UNAIR

 

"Pustakawan adalah bidan-bidan peradaban dunia". Demikian yang dikatakan oleh Suherman, Pustakawan Terbaik Tingkat Asia Tenggara. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Suherman dalam acara pelatihan pelayanan prima di Perpustakaan Universitas Airlangga. Menurut Suherman, Pustakawan mempunyai andil yang besar untuk "melahirkan" tokoh-tokoh yang akan menjadi pelopor peradaban dunia melalui budaya baca.

Demi meningkatkan kualitas layanan yang diberikan untuk pengguna, seluruh staf Perpustakaan Universitas Airlangga mengikuti kegiatan pelatihan pelayanan prima. Secara bergantian, staf perpustakaan yang tersebar di tiga kampus pada hari Selasa 28 Mei dan Rabu 29 Mei berkumpul di perpustakaan kampus B tepatnya di ruang Parlinah Moedjono lantai 3. Dalam pelatihan ini sengaja dibagi menjadi dua kelompok selama dua hari sehingga layanan tetap dibuka.

Suherman memang sengaja diundang oleh manajemen perpustakaan untuk memberikan materi pada seluruh staf perpustakaan Unair agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada pengguna. Menurut Suherman untuk menjadi seorang pustakawan yang sukses, maka harus memiliki Mimpi - Pengetahuan - Tekad. Dengan gaya khas orang Sunda, Pustakawan yang telah "melahirkan" banyak buku tersebut memberikan materi dengan disertai guyonan dan joke-joke segar agar peserta tidak merasa bosan.

Harapan setelah diadakannya pelatihan pelayanan prima ini adalah Pustakawan Perpustakaan Unair semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan semakin berkualitas pada pengguna, serta dapat menunjukkan prestasi terbaiknya. Karena salah satu cara agar profesi pustawakan tidak dipandang sebelah mata adalah dengan mengubah diri kita sendiri dengan melakukan hal terbaik untuk profesi pustakawan dengan membekali diri dengan Mimpi-Pengetahuan-Tekad.

[Siti Muzaroh] Sumber: UNAIR

Last Updated on Saturday, 06 December 2014 22:37
 
E-mail
Masyarakat Literasi Indonesia (MLI) menyelenggarakan Pelatihan Analisis Media
dengan tema“Optimalisasi Kinerja dan Angka Kredit untuk Humas dan Pustakawan dengan Analisis Media


Hari/tanggal : Rabu-Jum’at, 11-13 Juni 2014
Pukul : 08.00 – Selesai
Tempat : Dago Highland Resort, Hotel Bintang 3 di Bandung
Peserta : 50 orang dari Humas dan Pustakawan Se-Indonesia
Last Updated on Thursday, 04 December 2014 18:56
 


Page 3 of 5

Balai Pustaka

1. Di Bawah Lindungan
2. Siti Nurbaya

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


The Inspirational Librarian



Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

<marquee> Selamat Datang di Masyarakat Literasi Indonesia </marquee>

Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,793
  • Sedang Online 59
  • Anggota Terakhir M Fajarun Amin

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9194234
bacalah.jpg

Kalender & Agenda

March 2019
S M T W T F S
24 25 26 27 28 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC